Tag Archives: Vidic

Manchester United vs Fulham

Yeah, tiga angka pertama musim ini akhirnya bisa diraih. Senang tapi tetap khawatir. Lho kenapa?

Saya kebetulan tidak menyaksikan siaran pertandingan ini secara langsung. Saya berkesempatan melihat cuplikan pertandingan dan membaca di sana-sini tentang pertandingan itu beberapa saat setelah laga berakhir. Jelas 2 gol yang bersarang di gawang bukan sesuatu yang bisa memberi ketenangan. Sekali lagi, MUFC beruntung karena hanya dua gol yang bersarang padahal kesempatan menyarangkan lebih dari dua gol yang dimiliki Fulham cukup banyak.

Memang di pertandingan pembuka musim ini Fulham berhasil menghujam gawang lawannya dengan lima gol tanpa balas, namun kalau Manchester United bermimpi meraih gelar ke dua puluh di musim ini maka dua gol dalam laga pertama di Old Trafford musim ini tersebut semestinya tidak boleh ada. Saya membayangkan apa yang akan terjadi ketika Manchester United menghadapi lawan yang lebih tangguh semisal Manchester City atau Chelsea yang tampil solid di tiga pertandingan awal mereka musim ini. Jangan-jangan moment 1-6 akan terjadi lebih dari satu kali musim ini.

Di pertandingan berikut, Manchester United akan away ke St. Mary’s Stadium, markas Southampton. Meski kalah dari Wigan Athletic di pertandingan kandang pertama mereka pekan lalu, permainan The Saints tidak boleh diremehkan. Ingat bagaimana mereka membuat Manchester City bekerja sangat keras untuk meraih tiga poin di Etihad Stadium?

Walau katanya liga adalah ibarat lomba marathon, bukan sprint, tapi perlu menemukan permainan terbaik sedini mungkin. Jika baru ditemukan menjelang paruh musim, akan sangat sulit atau bahkan mustahil untuk mengejar ketertinggalan dari lawan-lawan.

Manchester United membutuhkan clean sheet se-segera dan sesering mungkin!

Tagged , , , , ,

Manchester United VS Blackburn Rovers

Hanya mampu mencetak satu gol di kandang sendiri melawan Blackburn, pekan ini Manchester meraih tiga angka. Berdekatan Bertepatan dengan dua puluh lima tahun Sir Alex Ferguson memimpin United, kemenangan kali ini tidak diraih dengan permainan yang baik dalam standar saya terhadap klub ini. Blackburn berulang kali menekan United untuk bertahan dan menciptakan peluang mencetak gol ke gawang United yang kali ini di kawal oleh Lindegaard.

Saat menyaksikan pertandingan pekan ini saya terpikir akan kolektivitas United musim ini. Wayne Rooney jelas terlihat dominan mempimpin United dalam permainan, Luis Nani menurut saya sudah mengurangi individualitasnya dan melebur bersama tim, Ashley Young dapat bekerjasama dengan baik dengan tim meski baru bergabung awal musim ini. Saya memfokuskan kepada Wayne Rooney, dia banyak berperan dalam permainan United di musim ini. Tidak jarang dia dimainkan sebagai pemain tengah oleh Sir Alex. Sepengelihatan saya Rooney dan Nani kurang berhubungan dengan baik di dalam lapangan, mungkin Rooney sebal dengan masih tingginya permainan individual Nani. Bahkan sempat terlihat beberapa kali Rooney “protes keras” terhadap kuputusan Nani ketika United memiliki peluang mencetak gol yang terbuang.

Nah Rooney yang disebut – sebut pantas menjadi kapten United semestinya dapat merangkul Nani untuk lebih bermain dengan tim. Walau memiliki “rekan bermain” seperti Ashley Young dan Danny Wellbeck, Rooney tidak boleh melupakan Nani karena biar bagaimanapun Nani memiliki kelebihan individual sama seperti Ashley Young. Dalam beberapa pertandingan saya melihat tim lawan berhasil mengunci Ashley Young sehingga permainan tersendat dan kesempatan menciptakan gol menjadi sangat berkurang. Di saat seperti ini tentu sayap yang lain harus dihidupkan dan Nani adalah salah satu pilihan terbaik di tim yang ada saat ini. Jika Rooney mau, saya percaya ia bisa melakukan hal tersebut karena menurut saya pemain ini mau melakukan banyak hal demi kesuksesan United. Buktinya adalah dengan bersedianya dia di tempatkan di lini tengah yang adalah bukan posisi dia yang sudah kita ketahui selama ini 🙂

Kembali ke pertandingan melawan Blackburn saya melihat Darren Fletcher bermain baik, semoga di sisa musim ini dia dapat setidaknya mempertahankan permainannya seperti itu. Rio Ferdinand juga bermain jauh lebih baik dari pekan – pekan sebelumnya, meski saya rasa perlu ditingkatkan lagi. Chicarito bermain kurang baik namun dimainkan sampai akhir laga. Berbatov mungkin perlu dimainkan lebih banyak agar tidak bermain seperti tadi. Setelah beberapa pekan saya khawatir dengan sisi kiri pertahanan United, nah saya cukup kaget dan kagum melihat permainan Evra malam ini, energik dan bagus dalam bertahan atau menyerang.

Nah dengan demikian, apakah komposisi 4 pemain bermain United adalah (ki-ka) Evra – Vidic – Jones – Smailing? kita lihat saja nanti :p

Tagged , , , , , , , , , , , , ,
%d bloggers like this: