Tag Archives: Sea Games

Timnas U23 Di 3 Laga

Timnas sepakbola U23 sudah melewati tiga laga di Sea Games kali ini tanpa kekalahan dan hanya kebobolan satu kali lewat titik putih. Satu titik harapan muncul bagi penggila bola di tanah air setelah timnas sepakbola senior tidak memberi hasil baik di pra piala dunia dan kemelut berkepanjangan di induk organisasi sepakbola nasional, PSSI.

Membungkam Kamboja dengan enam goal tanpa balas sekaligus memunculkan idola baru di jagat sepakbola nasional yakni Patrich Wanggai dan Titus Bonai. Plus melambungkan beberapa nama seperti Andik Virmansyah, Steve Bonsapia, dan Ferdinand Sinaga di samping Okto Maniani.

Di pertandingan selanjutnya Singapura yang menjadi korban dan di lanjutkan dengan Thailand yang merupakan salah satu lawan tangguh Indonesia dalam olahraga dan atau sepakbola.

Puas dengan penampilan mereka? Saya tidak. Secara teknik mereka oke namun secara tim mereka masih memiliki banyak kekurangan. Kekurangan itu bahkan memburuk di setiap pertandingan. Melawan sembilan pemain Thailand, Indonesia baru dapat mencetak gol ketiga di menit – menit akhir. Dengan sembilan orang pemain, Thailand cukup sering mengancam gawang Indonesia yang di kawal Kurnia Meiga. Bayangkan jika Thailand bermain dengan sebelas orang pemain, saya rasa jika demikian, imbang adalah hasil terbaik yang dapat timnas U23 raih.
Serta jangan lupakan bahwa sembilan pemain Thailand yang mampu menyerang Indonesia itu adalah tim yang tenaganya sudah cukup terkuras akibat jadwal bertanding yang lebih padat dibanding Indonesia.

Kemenangan di tiga pertandingan tersebut memang penting, tapi ingat perjalanan belum selesai. Masih panjang bahkan. Malaysia menjadi lawan berikutnya, tim yang bermain cukup baik dan saya percaya akan mampu menguji timnas Indonesia. Tidak lupa coba intip grup sebelah, di sana ada Vietnam yang tidak kalah ganas! Mereka atau Malaysia dapat menjadi lawan Timnas U23 Indonesia di final Sea Games kali ini.

Pelatih Rahmad Darmawan tentu belum puas dengan penampilan anak – anak asuhnya dan semoga di pertandingan selanjutnya timnas dapat bermain lebih secara tim.

Jangan biarkan lawan merusak mimpi meraih emas Sea Games kali ini sekaligus menerbitkan asa masyarakat Indonesia terhadap sepakbola mereka. Perbaiki permainan.

*kredit ke pemilik hak foto di atas.

Advertisements
Tagged , , , , ,

II

Tulisan ini di dedikasikan untuk medukung timnas U23 Indonesia yang akan bertanding melawan Singapura dalam waktu kurang dari 2 jam lagi di Gelora Bung Karno, Senayan. Pertandingan kedua di Sea Games kali ini. Ayo menang! hehehe. Gairah ini bangkit kembali. Gairah mendukung sepakbola nasional yang meletup saat piala AFF dan sempat meredup karena gonjang ganjing PSSI.

Dalam pekan ini ada hal – hal menarik seputar sepakbola Indonesia yang saya simpulkan menjadi: Talenta sepakbola di Indonesia begitu banyak namun terbengkalai karena kepentingan segelintir orang di PSSI.
Salah ga ya? kalau salah mohon dikoreksi.

Alasan saya berdasarkan fakta loh, begini yang saya cermati.

Dalam pekan ini berhembus kabar bahwa Indonesia All-Star Team  atau IAST menjuarai Intesa Sanpaolo Cup 2011 yang di gelar klub besar AC Milan. Bahkan dalam sebuah “friendly” game IAST mampu mengalahkan Milan Academy dengan skor 3 – 2. Apa ga hebat?
Dari sini saya mengenal nama – nama Sabeg Fahmi Fachrezy, Gavin Kwan Adsit, dan si loper koran Saputra.

Selanjutnya di Gelora Bung Karno, pasukan Garuda Muda melibas Kamboja dengan skor telak, 6 – 0! Memang lawannya dikategorikan lemah dan permainan timnas U23 dalam kacamata saya bukan tanpa cela. Namun tetap saja itu sebuah prestasi tersendiri di samping prestasi sesungguhnya yakni meraih emas Sea Games! hehehe.
Secara skill Patrich Wanggai, Titus Bonai, Andik Vermansyah, Kurnia Mega, Okto Maniani, Egi Melgiansyah, Yongky Ariwibowo, atau Ferdinand Sinaga cukup mumpuni di level Asia (Tenggara).

Kemudian yang terbaru saya dengar kemarin adalah direkrutnya Arthur Irawan oleh Espanyol, tim papan tengah Liga Primera Spanyol. Memang bukan langsung masuk skuad utama namun tetap saja ini kebanggaan tersendiri walau belum tentu Arthur peduli dengan timnas Indonesia nantinya :p

Nah dari ketiga peristiwa pekan ini yang saya sebutkan di atas, saya mengambil kesimpulan bahwa secara bakat anak – anak Indonesia tidak dapat dipandang sebelah mata. Kalau ada yang bilang: “masa dari sekian juta rakyat Indonesia masa enggak ada 11 orang yang bisa main bola yang baik?”

Jawabannya: ADA (dengan huruf kapital, untuk mempertegas).
Yang ga ada itu adalah ketulusan dalam pembinaan sepakbola bagi usia muda hingga jenjang profesional.
Skill sudah mumpuni tapi pengetahuan bermain bola tidak ada, untuk apa?
Skill dan pengetehuan bermain bola ada tapi secara ekonomi tidak bisa hidup, buat apa?

Kalau semua tertata baik di semua level, jangankan Asia, level dunia Indonesia pasti bisa! Begitu toh?

Mohon koreksi jika saya salah 🙂

Ayo Indonesia Menang!

Tagged , , , , , , , ,
%d bloggers like this: