Pulsar 200NS

Tiga hari terakhir ini bro/sist penggemar roda dua tanah air dikejutkan dengan kehadiran Pulsar 200NS dan sejak itu hampir semua pelogs (istilah saya untuk penulis-penulis blog) mengangkat 200NS dalam postingannya. Banyak dari pelogs yang mengagumi bentuk dan teknologi dari 200NS, banyak juga tulisan yang mengupas tentang teknologi 3 busi atau rangkanya, kemiripannya dengan Honda CB1000, potensinya di negeri ini, hingga perkiraan harga jualnya di Indonesia. Sebuah gebrakan yang menarik dari Pulsar dan mungkin di luar ekspektasi mereka sendiri juga kompetitor mereka.

Melalui spyshoot yang hadir diberbagai tulisan pelogs disinyalir memang Pulsar akan mengeluarkan produk sport baru di awal tahun ini, namun porsinya seakan tertutupi oleh tulisan tentang sport teralis Honda, Suzuki GW250, atau KTM Duke 200. Kini 200NS adalah buah bibir dan bukan tidak mungkin para penguasa pasar sepeda motor di Indonesia – Honda yang belum menelurkan satu produknya pun di awal tahun ini, Yamaha yang sibuk berbenah di sektor matic, dan Suzuki yang mungkin sedang berhitung GW250-nya serta memikirkan strategi mengangkat penjualan Nex – berpikir lebih keras dan atau lebih intens mengadakan rapat guna membahas bagaimana melawan Pulsar 200NS jika seandainya produk tersebut secara legal masuk ke negeri ini. Strategi atau produk apa yang akan dipakai? Syukur jika 200NS bisa menjadi akselerator bagi pabrikan lain untuk meluncurkan produknya.

Secara pribadi saya pun mengagumi bentukan dari Pulsar 200NS ini. Namun tidak ada gading yang tak retak, saya menyayangkan letak knalpotnya karena pada awalnya saya pikir knalpotnya ada di bawah jok belakang. Posisi lubang knalpot ini tentu lebih rendah daripada posisi konvensional umumnya motor laki, dan bagi saya yang melihat Jakarta adalah kota yang rawan banjir maka itu menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Selain saya pribadi selama ini masih kurang sreg dengan finishing pada produk-produk Pulsar. Kesimpulan sementara saya salut dengan 200NS ini dan penasaran untuk melihat langsung guna memberikan pendapat yang lebih afdol, semoga bukan sebuah produk yang overrated atau hanya terlihat manis di dalam foto, hehe.

Membaca dari beberapa tulisan pelogs yang berhitung bahwa jika produk ini masuk pasar Indonesia maka ia akan dipasarkan pada kisaran 25 hingga 28 juta, nah jika demikian imbasnya akan lebar sekali. Beberapa produk kompetitor yang akan tergoyang adalah Vixion, Scorpio, Byson, NMP, Tiger, CBR150. Tiga yang berpeluang sangat besar digoyang adalah Vixion, Scorpio, dan Tiger. Mungkin sejak sekarang para pemilik Vixion, Scorpio, dan atau Tiger sudah berpikir untuk melego tunggangan mereka. Setia pada istri, meminang gadis muda, atau poligami? Lol.

Bagaimana dengan produk Pulsar sendiri? Pulsar P220 adalah paling berpeluang terkena imbasnya. Semoga tidak membuat pemilik P220 kecewa berat pada Pulsar.

Untuk Duke 200 sendiri mungkin jadinya tidak akan dipasarkan oleh BAI di Indonesia. Nah.

Tahun 2012 sepertinya akan menjadi tahun yang penuh persaingan. Perhatikan baik-baik dan lihat siapa yang akan menjadi bintangnya.

Advertisements
Tagged ,

2 thoughts on “Pulsar 200NS

  1. Polenk Merkesenk says:

    Pertamax

  2. Polenk Merkesenk says:

    Msh setia nunggu GW250 rilis
    *nunggu doank lho…
    Wkwkwkw.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: