Gaya Baru Safety Riding (?)

Hari ini membuka cukup banyak blog kawan-kawan penulis tentang roda dua. Ada yang menarik berjudul Enjoy The Ride..Konsep Iklan Motor Yang OK yang isinya tentang ada baiknya pabrikan roda dua di tanah air mengulik sisi lain dalam membuat iklan tentang sepeda motor. Silahkan dibaca lebih lanjut di blog om jahe πŸ™‚

Pengaruh iklan tentu saja demikian besar untuk mempengaruhi siapa saja yang melihatnya, itu sebabnya membuat iklan dan menayangkan iklan di (misalnya) sebuah stasiun televisi tidak murah alias mahal.

Terkait dengan semakin amburadulnya sikap berkendara untuk itu menurut saya ada baiknya kampanye safety dan santun berkendara di jalan mulai digaungkan lebih keras. Jika selama ini banyak melalui blog/socmed/web maka kenapa tidak dalam waktu dekat ini memasuki area yang lebih luas dan menjangkau semua lapisan masyarakat? pun saya melihat selama ini pergerakan kampanye safety riding ini masih dalam skala kecil atau terpisah-pisah.

Caranya? sejauh ini yang terpikir oleh saya adalah para blogger roda dua atau safety riding “mendesak” pabrikan yang ada di Indonesia untuk setidaknya membuat satu iklan tentang safety dan santun riding setiap tahunnya dan ditayangkan setidaknya satu kali dalam sebulan di prime time. Budget mahal? Dengan keuntungan sudah sedemikian banyak mereka raup rasanya tidak akan seberapalah. Mendesaknya bukan dengan cara yang anarkis tapi dengan misalnya beramai-ramai secara konsisten membuat tulisan tentang iklan safety riding, memberi tag: Indonesia Safety Road. Selama ini saya memperhatikan bahwa beberapa blog kawan-kawan penulis tentang roda dua diperhatikan atau didengar oleh pabrikan, dan saya berharap kawan-kawan ini sependapat dengan garis besar ide ini dan berada di barisan depan untuk menggandeng pabrikan agar lebih mengkampanyekan safety dan santun riding. Kawan-kawan yang lain -siapapun anda- jika sepakat dengan ide tentu diharapkan peran sertanya. Komunitas pemerhati safety riding pun tak lupa untuk diajak berbagian.

Iklan mempunyai kekuatan untuk mengubah cara pandang seseorang akan sesuatu atau seseorang. Melalui iklan bisa dibuat cara pandang bahwa sruntulan di jalan ga baik sehingga seseorang dengan sendirinya mengubah cara berkendaranya.

Produsen tidak akan rugi jika mereka aktif dan konsisten mengkampanyekan safety dan santun riding, justru image mereka akan membaik di mata konsumen. Di sisi lain, harapan kita untuk dapat menikmati perjalanan dengan nyaman di dalam kota, menuju luar kota, atau antar kota dapat terwujud.

nb. ilustrasi gambar saya dapat dari browsing di google.com. Ijin pake buat yang punya.

Advertisements
Tagged

8 thoughts on “Gaya Baru Safety Riding (?)

  1. gogo says:

    yup.. jadi bukti CSR kepada masyarakat. iklan yg ‘baik’ sanggup mempengaruhi pemirsanya.. ayo lekas dimulai

  2. jahe says:

    sebenarnya pabrikan mampu lah cuma gak mau aja…ya mungkin krn alasan iklan itu harus catchy mudah diingat dll jadi ya aspek pembelajarannya ga ada πŸ˜€ yang penting jualan mereka laku

  3. Dismas says:

    Sedikit pendapat mas bro:
    Sebenernya si bukannya bikers indonesia sama sekali tidak mengerti tentang safety riding. Tapi bisa jadi pemahaman tentang safety riding sekarang ini baru sebatas memakai helm half atau full face, jaket, celana panjang, jalan pelan pelan, nyalakan lampu utama, nyalakan sein sebelum belok dan tidak melanggar lampu TL.

    Pelan – pelan belum tentu selamat karena kadang bisa jadi menyebalkan bagi rider lain maupun pengemudi mobil yang ada di belakang.

    Terus, cara menyalip kendaraan juga harus diperhatikan dan diperhitungkan. Misalkan, sebuah mobil di sebuah perempatan, sedang berbelok ke kanan, rider awam yang nggak pernah nyetir, cenderung nyalip mobil dari sebelah kanan. Alhasil, tidak jadi nyalip karena nggak kebagian jalan. Masih sukur bro, lha kalo sampai terjepit di antara mobil dan divider? Bisa berabe πŸ™‚ .

    Itu baru mobil, coba kalo nyalip kendaraan macam truk yang notabene lebih makan jalan ketika berbelok. Hehehe…

    *ide singkatnya dari saya si, sekali sekali, perlu juga bikers yang tidak pernah mengemudi mobil diajak jadi penumpang. Setidaknya biar ngerti gerakan – gerakan macem apa yang bahaya dan yang tidak.

    Sekian mas bro, maap kalo kepanjangan πŸ˜€

    • ubrium says:

      Pendapat yang bagus, saya setuju.
      Yang saya tekankan di sini sebenernya agar ada kemauan dari setiap pengguna jalan utk bersafety riding, selanjutnya setelah kemauan ada, masuk ke tahap yang mas bro sebut. produsen diharapkan menjadi bom besar utk mengubah persepsi byk dgn iklan.

    • Dismas says:

      Yupz. Tapi memang berat mas brooo… Tetep ada yang malas bersafety riding. Hahaha. Yah, setidaknya bisa menekan angka kecelakaan πŸ˜€

    • jahe says:

      bener banget klo sy lagi ikut mobil jg ngeri sama manuver manuver yg bawa motor..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: