Cerita Lain Si Otak Udang

Bro, apakah pernah mendengar jawaban atau pernyataan seperti ini:
” Maaf mas, saya lagi buru-buru”

Atau

“…tapi ga kena kan?”

Syukur apabila anda belum pernah mendengar kalimat di atas dari pengendara (motor) lain kala berkendara di jalan raya.

Saat saya menegur seorang pengendara motor di jalan karenaa menurut saya cara berkendaranya membahayakan orang lain, dia menjawab: “maaf mas, saya buru-buru”
Lalu saya jawab: ” Di Jakarta ini siapa sih yang ga buru-buru? Tapi itu bukan alasan mas berkendara sembarangan”.

Entah apakah orang-orang seperti itu sadar bahwa jika dia tidak berkendara dengan tertib bukan nyawanya saja yang terancam, tapi juga nyawa orang lain di jalan. Otak udang.

Ada lagi. Ketika itu saya menegur orang yang memotong jalur saya tanpa aba-aba dan hampir menyenggol saya. Lalu dia menjawab: “Tapi ga kena kan?”

Lah…saya yang bodoh atau gimana sih? Apa harus kena dulu baru boleh negur? Apa harus celaka dulu baru boleh memberitahu? Apa dia sudah lupa kalau penyeselan datang belakangan?
Apa dia tidak memakai otaknya untuk mengingat bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati? ada-ada saja.

Maaf saya kasar karena sudah terlalu miris melhat cara berkendara banyak orang di jalan. Saya bukan orang yang selalu baik atau sempurna dalam berkendara tapi saya mau sadar dan memperbaiki kelakuan saya kala berkendara untuk keselamatan kita bersama. Maaf.

Semoga bermanfaat. Salam.

Advertisements
Tagged , ,

4 thoughts on “Cerita Lain Si Otak Udang

  1. jahe says:

    hehehe, makanya pindah aja ke daerah om, klo di jakarta terasa sudah tidak aman dan nyaman, toh rejeki juga yanng ngasih Tuhan bukan Jakarta xixixixi *:D

  2. nanared says:

    alhamdulillah mas,saya didaerah yang masih belum begitu padat,disini kalo nyali besar dijalan umum masih bisa bawa diatas 80 kpj.tapi ya itu tadi,tanpa kenal tempat dan waktu ada saja orang yang menganggap segala sesuatu itu enteng,seperti mas bilang tadi *tapi gak kena,kan*.bagusnya tuh orang diinjek kepalanya biar otaknya bekerja 👿
    salam kenal mas

    • ubrium says:

      Salam kenal mas 🙂

      hehehe, sebenernya kita kan menghindari kekerasan…tp selama ini cara persuasif tidak mempan sama mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: