Manchester United Paruh Musim (II)

Melanjutkan artikel sebelumnya.

Captain
Setelah era Keane dan Gary Neville United masih belum mendapatkan Kapten yang cukup baik menurut saya. Musim ini -dan dikarenakan Vidic cedera- maka Evra dijadikan Kapten, sedangkan Rio Ferdinand mungkin karena sering cedera maka ia tidak dijadikan kapten. Saya merasa Evra bukan sosok yang tepat untuk menjadi kapten United, bukan karena saya tidak menyukainya tapi mungkin karena sosok kapten United yang terbentuk di alam pikir saya adalah yang seperti Roy Keane: cenderung temperamental, meledak – ledak, tegas, lugas, dan sangat melindungi timnya. Vidic mungkin cukup mendekati sedangkan Evra cenderung memiliki karakter yang berbeda, menurut saya.

Hantu Cedera
Sejak laga awal di musim ini United sudah dihantui oleh cederanya para pemain. Vidic membuka dan Young menutupnya ketika melawan Fulham di satu pertandingan sebelum Boxing Day. Beruntung Jones dapat bermain cukup baik di beberapa posisi yang dipercayakan kepadanya. Semoga paruh kedua nanti cedera tidak lagi banyak menghampiri skuad United.

Evergreen Player
Ryan Giggs. Pemain ini belum terlalu habis sampai paruh musim ini. Bahkan Sir Alex berpikir akan menambah kontraknya satu musim lagi. Well menurut saya tidak perlulah, bukan saya tidak suka dengan apa yang diraih Giggs sejauh ini tapi biarlah Giggs berhenti ketika kejayaan masih di sekitar dia bukan ketika benar – benar terpinggirkan atau dibebat cedera. Sebagai pemain yang paling saya idolai dari class of 92, saya ingin melihat Giggs menutup karirnya dengan indah. Pun bukankah saatnya anak – anak muda Setan Merah lebih mendapat kesempatan?

Dynamic Duo or Quartet
Dynamic Duo yang saya maksud adalah Wayne Rooney dan Danny Wellbeck. Silahkan cari statistik berapa goal yang telah mereka buat dan masing – masing berapa gol yang telah mereka sarangkan. Dari sana dapat disimpulkan bahwa duo ini saling mengisi dibandingkan dengan kombinasi duo dari penyerang United yang ada.
Quartet ada kombinasi dynamic duo di tambah dua sayap. Wellbeck, Rooney, Young, dan Nani. Quartet terbaik. Meski Antonio Valencia juga baik penampilannya. Sebenarnya baik Young, Nani, ataupun Valencia mempunyai kemampuan yang kurang lebih sama, hanya saja Nani dan Young mempunyai kelebihan dapat bermain entah di kiri dan kanan dengan lebih kurang sama baiknya. Sedangkan Valencia hanya dapat bermain di sisi kanan.

Roo F!
Kombinasi dynamic duo di barisan depan United mempunyai pilihan seperti ini (menurut fakta dan dugaan saya saat membaca pikiran Sir Alex)
:
Wazza – Wellbeck
Wazza – Chicarito
Wazza – Berbatov
Wazza – Owen
Wazza – Macheda

Rooney menjadi poros, menjadi tonggak, menjadi pilar, or whatever you may name it.
Fenomena ini cukup berbahaya karena terkesan lini depan United bergantung pada Rooney. Amat bergantung. Sangat langka melihat kesempatan dynamic duo United tanpa Rooney. Jika dia cedera apa hal terburuk yang bisa terjadi? Mandul. Itu saja sih hehe :p

Semoga bermanfaat. Salam.

Advertisements
Tagged ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: