#United week by week (VS Chelsea)

Tadinya saya hanya akan menulis review #United per setengah musim, mengingat keterbatasan waktu dan kemampuan saya menulis yang belum terlalu baik. Namun godaan untuk menulis review #United per minggu terlalu sulit untuk saya tolak. Sementara target realistis saya adalah menulis review per minggu sesuai jadwal liga EPL yang dilakoni #United. Beberapa pertandingan sudah lewat, tapi saya akan mengambil laga terakhir untuk memulai.

#United vs Chelsea.

Seperti pernah saya singgung di salah satu tulisan awal blog ini, AVB adalah sosok yang saya takutkan di Chelsea musim ini dan Torres akan kembali tajam musim ini.

Menghadapi rival sebesar Chelsea, #United kehilangan beberapa pilar penting: Ferdinand, Vidic, Cleverley, dan Wellbeck. Pengganti mereka belum semuanya dapat diandalkan, hanya Jones yang bermain baik sebagai pelapis. Bahkan cenderung lebih baik daripada yang dilapisnya.

Untuk mengawal jantung pertahanan di laga ini rasanya Evans bukan pilihan yang mampu membuat tenang, dia (masih) terlalu lambat untuk mengatasi kelincahan penggedor Chelsea (Torres, Mata, dan Sturridge). Fletcher berduet dengan Ando di lini tengah. Siapapun setuju jika Fletcher bukanlah pemain yang buruk namun hanya dia pilihan terbaik yang ada di samping Park dan Carrick. Lucky boy Chica mengisi pos yang sepertinya akan menjadi milik Wellbeck sepanjang musim jika ia fit.

Laga yang fantastis! Silih berganti menciptakan peluang meski Chelsea lebih mendominasi. Chelsea (Torres) sangat tidak beruntung sayangnya, begitu banyak peluang namun hanya satu yang berhasil di konversi menjadi gol. Apakah AVB melakukan kesalahan dengan tidak menurunkan Anelka sejak awal? Tidak juga karena Sturridge sendiri bermain cukup baik sebenarnya.

Membuang banyak peluang

De Gea bermain luar biasa di gim ini. Ia tenang, lengket, dan lincah. Bahkan dua Schemeichel memberikan applause padanya ketika menggagalkan peluang Ramires. Smailling bermain apik dan Jones fantastis. Evans beberapa kali membuat kesalahan meski gagal dimanfaatkan oleh Chelsea (baca: Torres). Evra semakin pantas memimpin lini belakang meski belum terlalu pantas menjadi kapten tim.
Nani mulai bermain tim dan Ashley Young tidak bermain buruk. Bagusnya performa Bosingwa tidak membuat Young menjadi mati gaya namun membuat dirinya menyuguhkan permainan yang berbeda. Ando sekali waktu membuat kesalahan passing yang hampir saja dimanfaatkan Torres untuk menjadi gol. Flecther beberapa kali melakukan kesalahan passing dan kurang mampu meredam lini tangah Chelsea. Carrick yang menggantikan Ando menurut saya belum bermain sesuai standartnya dia. Little Pea belum beruntung di pertandingan ini, emosinya juga sempat naik meladeni Ivanovic. Rooney? Menurut saya adalah pemain terbaik dalam gim ini. Terlepas dari kegagalan penaltinya, dia bermain cerdas. Tahu kapan harus turun, mengumpan, dan berkali – kali menciptakan peluang bagi rekan team. Di lengannya layak bersanding ban kapten #United. Berbatov gagal membuat gol namun bermain baik. Seperti janjinya di pra musim bahwa dia akan bermain dengan gaya yang berbeda, di laga ini dia memang bermain berbeda. Turun ke bawah, terlibat dalam bermain tik tak, menahan bola, dan drible di waktu yang tepat. Come on Berbie, run faster! 🙂

Secara keseluruhan #United tidak bermain terlalu bagus dan jika laga ini dimainkan di Stamford Bridge saya menduga bahwa Chelsea yang akan meraih tiga angka.

 

Advertisements
Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: