Riedl dan Safety

Pasti sudah pada mendengar kalau pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl dipecat oleh PSSI next gen :p kaget tentunya saya mendengar kabar itu. Kasak – kusuk di dunia maya untuk mencari berita dan kata mereka Riedl diberhentikan karena kontraknya yang tidak jelas. Ah saya memantau saja soal ini karena seperti biasa banyak kepentingan yang bermain di sana. Saya sebagai orang yang berada di lingkaran luar mengamati saja. Meski saya kecewa karena tentu ini akan mengganggu persiapan timnas menjelang laga PPD yang sebentar lagi digelar.

Kalaupun Riedl tidak dikontrak PSSI sebelumnya secara institusi saya harap cara yang dilakukan pengurus PSSI saat ini tidak menyakiti hati beliau. Biar bagaimanapun dia sempat memberi harapan pada saya terhadap kelamnya sejarah sepakbola Indonesia beberapa tahun ini. Dalam pikir saya kenapa tidak dikontrak secara resmi saja Opa Reidl kalau memang dia tidak mempunyai kontrak resmi dengan PSSI? Tapi sudahlah, masalahnya kemungkinan besar tidak semudah itu.

Untukย Wim Rijsbergen yang isunya akan menggantikan Alfred Riedl semoga berhasil. Tanggung jawab anda tidak mudah dan tuntutan dari saya untuk prestasi timnas sangat kencang ๐Ÿ˜€

Berlanjut tentang Safety Riding di jalan raya. Setelah kejadian gagalnya turing ke Puntang bersama TiKus dan Megaproholic saya semakin tergila – gila dalam keselamatan berkendara ๐Ÿ˜€ untuk keselamatan saya sendiri. Eh safety riding itu ternyata bukan untuk diri sendiri saja loh menurut saya, tapi juga untuk setiap orang yang ada di jalan raya. Beruntung seorang kawan berbaik hati memberikan beberapa safety gear kepada saya sehingga akhir – akhir ini saya sering memakai safety gear. Ternyata cukup memakan waktu untuk menggunakan dan melepas safety gear dan mungkin itu yang membuat banyak orang (termasuk saya tadinya) enggan untuk memakainya kemanapun riding.

Satu lagi yang membuat pengendara enggan memakai atau memilikinya karena harganya yang cukup mahel ๐Ÿ˜€

Selain safety gear tentu perlu diimbangi dengan safety riding, jangan justru karena sudah memakai safety gear kemudian ridingnya jadi sruntulan. Pemahaman yang salah menurut saya, hehehe.

Penutup tulisan ini saya ingin menulis mungkin sudah saatnya untuk pihak berwenang menaikan standart keselamatan berkendara. Maksud saya jika selama ini standartnya hanyalah menggunakan helm SNI mungkin sekarang sudah perlu dinaikan menjadi helm SNI, bersepatu di atas mata kaki, bersarung tangan, dan berjaket SNI ๐Ÿ˜€

ps. foto2 prop teman saya yg kmrn kecelakaan :p

Advertisements
Tagged , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: