Rumah, Kantor, dan Keduanya.

Sudah menjadi kewajiban bagi seorang manusia dewasa untuk bekerja. Harus bekerja. Entah sebagai karyawan atau pengusaha, entah dengan cara halal atau sebaliknya. Sama seperti saya, pada umumnya masyarakat Indonesia bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan daripada jadi seorang pengusaha.

Berdasarkan pengalaman menjadi pekerja, kali ini terlintas untuk membagi kategori perusahaan – perusahaan itu menjadi office, home, and both. Sebut saja pembagian ini berdasarkan budaya perusahaan. Sederhana dan tidak ilmiah.

Sebuah office kurang lebih adalah kantor dengan seribu satu aturan, sebuah sistem yang saklek, atmosfer kerja yang kaku, hubungan kekerabatan antar karyawan umumnya nyaris mendekati 0.

Sebuah home kurang lebih adalah sebuah kantor dengan sedikit aturan baku, sistem yang negotiable, atmosfer kerja yang santai, dan hubungan kekerabatan yang hangat diantara para karyawannya.

Sebuah both adalah perpaduan diantara office dan home.

Tidak ada yang salah dengan ketiga kategori yang disebutkan tadi. Ketiganya memiliki kelemahan dan kekuatan masing – masing. Semua kembali kepada diri masing – masing. Ada orang yang lebih menyukai A, namun ada yang lebih memilih B, ada yang memilih gabungan dari keduanya.

Sebagai pekerja, saya sudah merasakan ketiga kategori tersebut. Mana yang paling saya suka? Tentu perusahaan yang memberi saya banyak namun menuntut saya sedikit. Loh?

*maaf, gara-gara inget tagihan*

Gbr: http://sparxoo.com/wp-content/gallery/main/workplace_manuel_lino.jpg

Advertisements
Tagged , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: