TIKUS

TIKUS adalah TIGER KASKUS. Sebuah komunitas pemakai sepeda motor Honda Tiger di sebuah situs komunitas bernama kaskus.us. Saya pada awal memiliki kendaraan roda dua ini ingin bergabung bersama klub klub sepeda motor sejenis namun urung dan akhirnya tertarik untuk bergabung bersama komunitas ini. Sebuah komunitas yang tidak disesaki oleh berbagai macam aturan layaknya yang saya dengar ada di klub – klub sepeda motor. Beruntung di komunitas ini saya banyak mendapat hal positif yang kiranya sedikit banyak mempengaruhi saya. Misalnya saja mengenai safety riding, santun di jalan raya, pengetahuan a – z tentang sepeda motor yang saya miliki, dan lainnya.

Sudah bukan rahasia lagi betapa jengkelnya melihat seseorang melihat seorang pengendara motor bertindak layaknya pembalap di tengah jalan. Sudah bukan rahasia lagi bahwa pengendara sepeda motor dapat seenaknya melintasi trotoar jalan yang semestinya untuk pejalan kaki. Anda pun jengkel? saya juga.

Pada perjalanannya jumlah Tikusers yang ada semakin banyak dan datang dari berbagai daerah di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Bogor, Tangerang, Tasikmalaya, Malang, Bali, Palembang, Surabaya,  Kalimantan Selatan, dan lainnya. Bahkan saat ini ada satu orang Tikusers yang sedang menuntut ilmu di Jerman dan komunikasi di antara kami masih terjalin dengan baik. Memang tidak semua dari kami sudah saling bertemu namun percayalah itu semua tidak mengurangi kadar kekeluargaan kami.

Sebuah contoh baru saja terjadi baru – baru ini, begini ceritanya. Ada seorang Tigerist dari Bali yang jarang posting di thread TIKUS namun aktif berkomunikasi dengan anggota lain melalui group di Blackberry, suatu ketika beliau berkesempatan mengunjungi Jakarta dan ia mengatakan berminat sekali untuk datang ke kopi darat yang berlangsung setiap Jumat malam di Panahan Senayan.

Dengan antusias dua orang dari kami menjemput beliau ke penginapannya di daerah Pluit. Setibanya di Panahan Senayan, beliau merasa kagum dengan keakraban yang ada di antara kami semua. “Sudah seperti saudara lama padahal bertemu saja baru sekali ini” kata beliau. Sudahdapat ditebak, sisa malam itu dihabiskan dengan obrolan dan gelak tawa yang hangat ditemani kopi dan camilan.

Sesekali di saat kopdar ataupun weekend kami mengadakan workshop kecil – kecilan untuk lebih mengenal beberapa hal di sepeda motor kami, bagaimana merawat dan atau mengganti bagian – bagian yang perlu diganti atau memperbaiki hal – hal yang perlu diperbaiki untuk keselamatan dan kenyamanan.

Komunitas ini tidak melulu berdiskusi atau memiliki program tentang sepeda motor atau mesin, kegiatan terakhir yang sampai saat ini masih berjalan adalah memberikan beasiswa selama setahun penuh kepada beberapa anak panti asuhan. Program ini terwujud karena sebelumnya di saat bulan puasa kami mengadakan kegiatan sahur bersama dengan anak – anak panti itu, kemudian terlintas bahwa mengapa hanya berhenti sampai di sana? adakah hal lain yang dapat kami lakukan? Kemudian muncullah ide memberi beasiswa dan berkat kerjasama kami semua program itu kini dapat berjalan.

Meski hanya sekedar komunitas sepeda motor yang namanya turing tidak dapat dihindari oleh para Tikusers ini, meski belum intens. Yang cukup sering dilakukan adalah melahap jalur Jakarta – Puncak setelah kopdar sekedar untuk mencicipi beberapa gelas kopi, mie instan, dan panganan lainnya. Lain daripada itu adalah Jakarta – Bandung, dan Jakarta – Ujung Genteng. Satu agenda turing di tahun 2010 kemarin yang sudah kami rancang cukup lama ternyata harus tertunda karena meletusnya Gunung Merapi, padahal kala itu kami berencana mengaspal dari Jakarta menuju Pangandaran. Persiapan – persiapan yang sudah cukup sering kami diskusikan dengan lapang hati terpaksa harus kami simpan.

Agenda turing dibatalkan dan kami mengalihkan konsentrasi untuk mengumpulkan bantuan bagi saudara – saudara kita yang terkena dampak meletusnya Merapi dan menyalurkannya melalui TIKUS Jogja. Di waktu ke depan kami tentu sangat ingin berkelana mengunjungi tempat – tempat menarik dengan sepeda motor kami, maaf, maksudnya dengan kekeluargaan yang kami miliki.

Semoga kekeluargaan ini dapat terus terjalin dengan baik dan dengan sedikit naif saya (kami) berharap dapat membawa dampak positif bagi pengendara lain yang ada di jalan raya.

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6273778&page=274

http://www.kaskus.us/showpost.php?p=321711301&postcount=6807

Advertisements

One thought on “TIKUS

  1. sooyounglovers says:

    mau terus untuk tikus (tiger kaskus)
    :beer:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: