(Bukan) Surat Cinta

Saya bukan orang yang mempercayai bahwa saya adalah lucky charm untuk kamu dan sebaliknya. Bagi saya dalam sebuah hubungan yang didasari sebuah perasaan mengasihi yang tulus, banyak hal yang membawa kebaikan bagi saya, kamu, dan orang – orang di sekeliling kita. Semudah itu teorinya namun tidak pasti begitu pada kenyataannya 😀

Selalu seperti itu memang antara teori dan kenyataan. Baiklah kita ingat itu sebagai pegangan dikala kita menemui badai atau sekedar kerikil dalam perjalanan ini.

Kalaupun kamu -yang memaknai saya sebagai lucky charm kamu- meminta saya pun untuk turut memaknai kamu maka ijinkanlah saya maknai kamu sebagai inspirasi. Ya, sebagai sebuah inspirasi yang tidak pernah sudah sejak awal kita bertemu.

Kamu tentu ingat alasan mengapa dapat terbit rasa di hati pada dirimu kala sebuah luka mengiris saya bukan? Itulah kali pertama kamu menjadi inspirasi bagi saya.

Dalam perjalanannya hingga kini, kamu senantiasa menjadi inspirasi. Kamu tahu dan sadar itu.

Begitulah kira – kira wahai engkau inspirasi. Saya berdoa semoga senantiasa seperti itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: