Langkah Selanjutnya

Fiuh, akhirnya drama yang memunculkan berbagai cerita di negeri ini selesai sudah. Piala AFF 2010, itu nama dramanya, dan yang namanya drama tentu mampu memainkan emosi para penikmatnya. Sedih tentu karena gelar juara lagi – lagi tidak dapat diraih, terlebih karena lawannya adalah negara serumpun yang selama ini cukup sering membuat panas kuping bangsa Indonesia. Tapi diantara kesedihan itu ada sedikit rasa bangga karena perjuangan pemain – pemain tim nasional ini begitu dihargai oleh seantero anak negeri. Bangga juga karena sikap penonton di Gelora Bung Karno sangat jauh lebih baik dari stigma yang selama ini melekat, meski sikap suporter tim lawan ketika di Bukit Djalil jauh dari arif.

Saya percaya masih ada beberapa rasa lain yang timbul dari drama ini yang mungkin juga anda rasakan.

Ternyata saya tidak terlalu lama larut dalam kesedihan karena ada beberapa berita yang justru menerbitkan semangat untuk melihat tim nasional negeri ini. Ini di berita – berita baik yang saya dapat.

1. SPESIAL: Sergio Van Dijk Akhirnya Bersedia Menjadi WNI
Itu judul headline dari http://www.goal.com/id-ID
Saya bukan tergila – gila pada kebijakan naturalisasi, nanti anda akan tahu itu. Berita ini menjadi sesuatu yang menyegarkan bagi saya karena sejak awal kebijakan naturalisasi mulai berhembus, saya mendapat info bahwa pemain keturunan ini ingin bermain bagi tim nasional Indonesia dan setelah saya perhatikan cuplikan gol – golnya di Youtube.com dan mencari berita di sana sini, pemain ini adalah salah satu sosok yang dibutuhkan bagi lini depan tim nasional yang saat itu terasa tumpul. Skill dan fisiknya mumpuni menurut saya.
Sayangnya karena masalah kewarganegaraan dia batal memperkuat tim nasional sampai saat ini. Semoga keputusannya bersedia menjadi WNI dapat memberi angin segar bagi pecinta sepakbola Indonesia, sama seperti yang saya rasakan.

2. Alfred Riedl tetap dipertahankan sesuai dengan kontraknya. Pelatih ini mendapat sambutan yang hangat dari saya dan masyarakat Indonesia. Sosok yang menurut saya tegas dan cool. Tim nasional racikannya mempunyai warna yang berbeda terutama di dua pertandingan awal penyisihan grup piala AFF. Dengan lebih banyak waktu yang dimilikinya untuk meracik strategi tim, saya berharap akan ada lebih banyak perbaikan pada permainan tim nasional.

3. Baca ini:
“Bek tangguh di SAD udah banyak, ada reffa money dan mohammad zaenal haq, biarpun tingginya ga nyampe 200 cm *lebay* tapi kalo mereka mampu menempatkan diri di posisi yang tepat buat menghadang bola crossing, itu udah sangat mumpuni buat menghalangi umpan2 crossing. Kalo di u23 ato di luar SAD, ane liat yesaya desnam dan m.roby masih jadi favorit, sama ada irfan raditya dari arema, pemain muda, cukup menjanjikan deh. Untuk playmaker, di SAD ane kurang kenal siapa, tapi kalo dari ISL, ane liat ada johan juansyah yang potensial banget gantiin perannya si firman utina, dia lebih berani dan lebih cepat saat serangan balik dibanding firman utina, meskipun ga selihai firman utina saat gocek, visinya lumayan oke, dan ada kim jeffrey kurniawan

Striker sebenernya sih kita masih butuh sosok striker yang cepat dan garang di kotak penalti ya gan, cristian gonzales sama bepe mungkin karena faktor usia jadi agak lamban, terus yongki ariwibowo tipikalnya bukan striker garang, dan ane ngeliat tipikal striker garang ini ada di pemain2 SAD, kalo di ISL potensialnya ya si yongki ariwibowo sama lukas mandowen, sayang lukas mandowen masih sedikit mentah, entah ane sebetulnya belum liat si titus bonay maen, jadi ane belum bisa pelajari permainannya.. dendi santoso cepat, tapi daya dobraknya kurang, selain postur tubuh yang relatif kecil, kecepatannya ga dibarengi skill individu, jadi masih agak gimanaa gitu, masih agak riskan kalo harus ketemu bek2 gede macem precious ato bek2 Filipina.

Kok ane jadi bahas pemain ISL yak ? maap yak kalo OOT.. ane cuma mau kasih beberapa pemain muda potensial yang mungkin akan bersinar di kemudian hari. http://www.kaskus.us/showpost.php?p=339023657&postcount=2391

Ini saya dapat dari sebuah forum yang saya ikuti sejak lama karena saya ingin tahu dan peduli pada perkembangan generasi selanjutnya sepakbola Indonesia. Bagi saya, naturalisasi adalah opsi kedua setelah pembinaan pemain – pemain muda yang ada di negeri ini. Forum ini membahas tentang S.A.D. Begitu banyak pemain muda berbakat di negeri ini dan beberapa terjaring dalam program S.A.D. Saya optimis mereka semua (yang ada dalam S.A.D maupun tidak) adalah pemain – pemain yang akan membawa Indonesia mempunyai taji dalam persepakbolaan internasional.

3 point di atas adalah kombinasi yang mematikan menurut saya dan menyuntikkan gairah luar biasa bagi saya. Terlebih jika PSSI sebagai induk dari cabang olahraga ini mampu menjadi wadah yang lebih baik. Turunlah Nurdin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s