Solusi Tentang Kemacetan Jakarta

Kemacetan Jakarta sebagai ibukota Indonesia dinilai oleh beberapa pihak sudah dalam kondisi kritis, saya menyetujui hal itu.

Banyak solusi sudah dikemukakan untuk coba mengatasi kemacetan, baik dari pemerintah ataupun pengamat. Salah satunya adalah pemberlakuan Elektronic Road Pricing atau ERP. Menurut pendapat pribadi saya ERP di satu sisi akan bernasib sama seperti sistem three in one, yang dinilai gagal oleh banyak pihak. Lagi pula ERP terdengar seperti membela kaum berada yang akan dengan sangat mudah mengeluarkan sejumlah kecil rupiah untuk mendapat (dalam hal ini) kelancaran.

Saya jadi terpikir apa benar pendapat yang mengatakan bahwa di negeri ini apa saja menjadi mudah bagi dia yang memiliki banyak rupiah?

Bagi masyarakat menengah ke bawah (secara ekonomi bukan secara moral), Jakarta akan semakin menjadi labirin. Jalanan yang berputar – putar, penuh sendatan, sesak, kumuh adalah jatah mereka.

Pilihan solusi lain yang sempat terdengar adalah pembangunan monorail, jalanan tingkat tiga, dan lain – lain yang membutuhkan dana besar serta waktu yang cukup panjang. Menurut pendapat saya ini adalah solusi yang menarik, tinggal bagaimana merealisasikannya? Mampukah?

Kedua contoh di atas atau hal – hal lain hasil pemikiran para pakar adalah solusi sia – sia belaka jika di terapkan di negeri ini. Mengapa?

Sederhananya seperti ini: jika tidak ada kewajiban untuk memakai helm saat bersepeda motor, berapa banyak pengendara motor yang akan memakai helm ketika berkendara di jalan raya?

Jika tidak ada kewajiban untuk memakai safety belt saat melaju dengan mobil, berapa banyak yang akan memakai safety belt?

Dalam penjelasan lain: masyarakat Indonesia (dalam berkendara) menganggap remeh banyak hal yang terkait keselamatan dan ketertiban bersama di jalan raya. Kalaupun mereka mengganggapnya itu karena mereka menghindari tilang atau sanksi dari pihak berwenang bukan karena kesadaran dari diri sendiri bahwa mereka butuh selamat dan menjaga keselamatan berkendara bersama pengguna jalan lain.

Dengan tidak adanya kesadaran yang disebutkan di atas maka wajar saja banyak pengandara motor yang melaju di atas trotoar jalan, berhenti melewati batas ketika antri menunggu lampu lalu lintas, menerobos lampu lalu lintas, mengemudi sambil bertelepon, dan lain sebagainya. Sering juga saya temui banyak pengemudi kendaraan bermotor yang menjadikan jalan raya sebagai sarana belajar mengemudi atau berkendara.

Jadi menurut saya langkah awal paling efektif dalam mengatasi kemacetan di jalan raya Jakarta adalah dengan mengubah mind set masyarakat Jakarta tentang berkendara sehingga meskipun tidak ada petugas jalan raya, kita semua dengan kesadaran besar tetap tertib dan mematuhi berbagai aturan lalu lintas. Caranya mungkin dapat dengan secara kontinyu mengadakan pelatihan dan workshop bersama distributor kendaraan bermotor, komunitas – komunitas, klub – klub kendaraan bermotor. Jika diperlukan mungkin perlu dibangun komunitas – komunitas yang menjunjung safety driving/riding.

Di lain sisi pemerintah harus memperbaiki angkutan umum yang ada. Lakukan langkah radikal berupa perbaikan kendaraan – kendaraan umum tersebut agar nyaman dinaiki oleh berbagai lapisan masyarakat. Percantik terminal dan stasiun sehingga para calon penumpang merasa nyaman menunggu di sana tanpa misalnya menghirup bau air seni. Naikan pajak tahunan kendaraan pribadi dengan signifikan, turunkan pajak tahunan kendaraan umum. Adakan pelatihan bagi pengemudi kendaraan umum.

Pemberlakuan buka tutup untuk motor di jalur busway bukanlah solusi yang cukup baik mengingat bahaya yang lebih besar dan kemungkinan penumpukan ketika busway berhenti di halte.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: